Selasa, 25 November 2008

Goresan Indah


Goresan Indah

Tangan-tangan mungil
Lincah menari di atas kertas menggoreskan warna demi warna
Menggugah hati semua orang
Bebas lepas seperti tingkah mereka

Ada sedikit kegembiraan di wajahnya
Lewati jemari kecil mereka
Di atas kertas yang putih
Seperti jiwa mereka
Menjelma penuh nuansa dan penuh warna

Ada kehidupan lain
Penuh dengan impian dan cita-cita yang berwarna
Dalam goresan tangan jagoan-jagoan kecil
Mampukah kita memahami apa yang mereka rasakan saat ini?
Brylian Eka Putri I (Smamda-X3)

Puisi Ayam


Puisi Ayam

Jika kau diluaskan harta, jika kau diluaskan waktu
Jika kau diluaskan tenaga…
Jika kau dluaskan pikiran,
Jika kau diluaskan usia,
maka niatkan untuk ibadah
Jika hidup tidak untuk ibadah,

Truz…kamu mo ngapain?
Mau jadi ayam???
Yang pergi pagi pulang petang,
Kurang petang tambahin nyampe tengah malam.
Tapi masih mendingan ayam…
Karena ia rutin bangun sebelum adzan
Dan teriakan lagu keindahan

Tapi kamu???
Rutin subuh setengah delapan
Apalagi kalau akhir pekan
Bias jadi subuh hengkang dari pikiran
Tapi masih mending ayam
Karena ia berani pilih makanan yang ia inginkan
Tapi kamu???
Dimakan semua yang ada di hadapan
Tidak peduli daging apa tumbuhan, atau hasil curian
Sementara kamu dikaruniai pikiran
Danny Dwi S (Smamda-X3)